Setelah sekian lama tidak menyentuh Arduino, muncullah tantangan untuk menciptakan sesuatu yang kreatif hanya berbekal wafer dan komponen LED. Sebenarnya tantangan ini cukup membuat kami mengerutkan kening, pasalnya tanpa komponen lain yang terbayang hanya lampu gila ala papan iklan di malam hari.

Teman sekelompok saya punya akal cemerlang, dan mengusulkan permainan LED sederhana berikut ini, terinspirasi dari permainan sejenis di Timezone. Pada akhirnya, kami menambahkan komponen tombol, sehingga ini tidak 100% seperti permintaan awal (yang nampaknya akhirnya dilego kelas, haha).

Singkatnya, terdapat dua baris lampu paralel. Satu baris akan menyala bergantian, sementara baris satunya akan menyala secara acak. Pemain harus menekan tombol ketika dua lampu yang bersebelahan menyala bersamaan. Skor akan bertambah dan kecepatan pergerakan lampu akan meningkat. Apabila pemain menekan tombol di saat yang salah, permainan akan selesai dan monitor menampilkan skor akhir pemain (tidak menggunakan LCD). Selain itu, sejumlah lampu akan menyala untuk menunjukkan seberapa baik performa pemain. Pemain yang mampu mencapai tingkat kesulitan tinggi akan disambut menyalanya semua lampu bersamaan di akhir permainan.

Sayangnya, rangkaian tergolong rapuh karena beberapa utas kabel sepertinya tidak tersambung dengan baik. Kami mengalami beberapa masalah ketika memindahkan rangkaian dari papan kecil ke papan yang lebih besar, dan sedikit saja pergeseran membuat rangkaian tidak bekerja (lampu mati, tombol tidak responsif). Selain itu, penggunaan komponen seadanya membuat rangkaian tidak benar-benar optimal, misalnya pemakaian resistor dengan nilai berbeda untuk lampu dalam baris yang sama.

Secara garis besar, purwarupa ini memenuhi harapan, menarik dan tidak rumit. Penambahan lebih lanjut bisa dilakukan dari segi penambahan fitur, misalnya dengan menyediakan ragam tingkat kesulitan dan menampilkan nilai tertinggi dari seluruh permainan. Selain itu, diperlukan perbaikan dalam penampilan skor, sebab dikarenakan metode penghitungan yang digunakan, skor terbaik adalah skor terendah. Hal ini tidak intuitif bagi pemain.

Galeri

Video

Kode

Terlampir adalah kode sumber yang digunakan dalam percobaan sederhana kali ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *